7 Bahaya Suhu Panas Ekstrem dan Sinar UV terhadap Kesehatan Kulit

Wiwie Heriyani, Jurnalis
Sabtu 30 September 2023 07:30 WIB
Deretan penyakit kulit akibat suhu panas ekstrem. (Foto: Freepik.com)
Share :

5. Melasma

Melasma terbentuk akibat kelainan pigmentasi akibat paparan sinar UV dalam jangka panjang. Gangguannya ditandai dengan munculnya bercak coklat atau abu-abu di permukaan kulit. Masalah ini dapat membaik seiring dengan waktu.

6. Keratosis aktinik

Keratosis aktinik atau solar keratosis adalah pertumbuhan prakanker yang berpotensi berkembang menjadi kanker. Gangguan ini perlu mendapatkan pemantauan dan penanganan yang tepat.

Bercak yang muncul pada kulit juga bervariasi, mulai dari titik kecil hingga berukuran satu inci atau lebih. Warnanya juga akan berbeda, berkisar dari terang hingga gelap. Teksturnya keras seperti kulit dan terasa gatal.

7. Solar elastosis

Solar elastosis atau elastosis aktinik adalah risiko yang terjadi akibat pecahnya jaringan ikat kulit (kolagen dan serat elastin). Jaringan itu terletak di dermis (lapisan tengah kulit). Fungsinya adalah mendukung kekuatan dan fleksibilitas kulit.

Tanda umum dari solar elastosis adalah penebalan kulit. Selain itu, kulit menjadi kendur, kerutan dalam, dan lipatan vertikal. Kondisi ini merupakan akumulasi dari paparan sinar UV jangka panjang dan berlebihan.

Lantas, bagaimana cara melindungi kulit dari paparan suhu panas ekstrem dan sinar UV? Berikut beberapa tipsnya.

  • Memakai tabir surya
  • Kenakan pakaian tertutup
  • Menggunakan pelembab
  • Menggunakan kacamata khusus
  • Topi bertepi lebar
  • Meminimalisir kegiatan diluar ruangan

(Leonardus Selwyn)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya