SETELAH diterjang pandemi Covid-19 selama beberapa tahun lamanya, kini masyarakat dunia kembali dihebohkan dengan ancaman berikutnya. Ketua Satgas Vaksin Inggris, Dame Kate Bingham, memperingatkan bahwa pandemi berikutnya itu adalah 'penyakit X' dan akan membunuh banyak orang di dunia.
Lantas apa sebenarnya penyakit X itu? Dame menerangkan kalau penyakit X kemungkinan besar berasal dari virus yang sudah ada sebelumnya. Di dunia, banyak sekali virus yang sedang bereplikasi dan bermutasi dan itu menjadi ancaman serius bagi manusia.
"Dunia beruntung, karena Covid-19 tidak lebih mematikan dari penyakit X ini," kata pakar vaksin itu pada Daily Mail, dikutip dari Express, Selasa (26/9/2023).
Merangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa fakta menarik terkait dengan penyakit X
1. Diprediksi Bunuh 50 Juta Orang di Dunia
Dame memperingatkan bahwa pandemi berikutnya itu penyakit x akan membunuh setidaknya 50 juta orang di seluruh dunia. Para ahli meyakini, pandemi berikutnya itu sedang dalam perjalanan. Menurut data WHO, Covid-19 membunuh hampir tujuh juta orang dari awal mewabah sejak 2020. Dan angka kematian penyakit X, kata Dame, 7 kali lebih banyak.
2. Berasal dari Virus Lama
Banyak virus yang bereplikasi dan bermutasi dan menjadi ancaman serius bagi manusia. Walau tidak semua virus yang bereplikasi atau bermutasi menjadi ancaman bagi manusia, tapi tetap akan ada sebagian dari virus itu yang menimbulkan ancaman bagi manusia.
Penyakit X kemungkinan besar berasal dari virus yang sudah ada sebelumnya. Dame mengimbau agar para ilmuwan memantau 25 keluarga virus yang masing-masing terdiri dari ribuan virus yang semuanya berpotensi berkembang menjadi pandemi dan membawa bencana besar bagi kehidupan manusia. Angka tersebut belum memperhitungkan virus yang dapat berpindah dari hewan lain ke manusia.
3. Penelitian vaksin penyakit X sedang Dikerjakan
Penelitian vaksin dikerjakan di kompleks laboratorium Porton Down milik pemerintah Inggris di Wiltshire. Penelitian vaksin penyakit X dikerjakan oleh tim yang berisikan 200 ilmuwan. Para peneliti percaya, pandemi berikutnya berasal dari virus hewan yang mampu menginfeksi manusia dan menyebar dengan cepat ke seluruh dunia.