5 Minuman Tradisional Warisan Budaya Indonesia, Tak Hanya Penawar Dahaga tapi Menyehatkan Tubuh

Syifa Fauziah, Jurnalis
Jum'at 15 September 2023 18:03 WIB
Bir Pletok khas Betawi (Foto: IG/@f2.photo.id)
Share :

INDONESIA merupakan negara yang kaya akan budaya. Hal tersebut yang membuat negeri zamrud khatulistiwa memiliki banyak kuliner dari Sabang hingga Merauke.

Tak bisa dipungkiri, kuliner Indonesia memiliki keunikan tersendiri dengan rasanya yang otentik. Hal itu membuat banyak kulinernya baik makanan maupun minuman tradisional yang sudah menjadi warisan budaya.

Misalnya saja minuman tradisional Indonesia yang terbuat dari bahan-bahan rempah alami sehingga memiliki khasiat yang bagus untuk tubuh. Hingga saat ini masyarakat masih bisa menikmati minuman tradisional tersebut.

Nah kali ini MNC Portal akan merangkum minuman tradisional Indonesia yang jadi warisan budaya. Berikut ulasannya dari berbagai sumber;

1. Bir pletok

Bir pletok merupakan minuman khas Betawi yang sudah ada sejak zaman Belanda. Minuman ini juga dinobatkan sebagai warisan budaya sejak tahun 2014.

(Foto: Bir Pletok Peci Merah)

Meskipun namanya bir, namun minuman ini tidak mengandung alkohol lho. Bir pletok menggunakan bahan rempah seperti jahe, serai, kayu manis, serta daun pandan. Cita rasa minuman ini hangat dan menyegarkan, tentunya cocok dikonsumsi saat cuaca dingin.

Selain sebagai minuman penghangat, bir pletok juga memiliki manfaat untuk kesehatan lho. Yakni dapat memperlancar aliran darah.

2. Arak Bali

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah menetapkan arak Bali sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) pada 2022 lalu.

Arak Bali murni menggunakan tuak pohon kelapa, pohon lontar, dan pohon enau atau aren sebagai bahan dasarnya.

Arak Bali (Foto: IG/@arakbaguslampung)

Namun, bahan tersebut tergantung pada sumber daya alam serta ciri khas setiap daerah pembuat arak. Bahan-bahan tersebut diolah dan melalui proses fermentasi.

Meski mengandung alkohol, namun tetap digemari karena rasanya lebih soft. Masyarakat Bali biasanya menyajikan minuman ini di acara-acara besar.

3. Cendol

Cendol adalah minuman tradisional khas Indonesia yang memiliki rasa manis dan gurih. Minuman ini merupakan inovasi dari dawet yang ditemukan oleh orang-orang Jawa, di sekitar abad 9 hingga awal abad 10.

Bahan dasar membuat cendol ini adalah tepung beras, santan, gule tapak (gula merah), dan daun pandan untuk pewarna hijau. Cendol paling enak dikonsumsi dengan tambahan es batu dan dinikmati saat cuaca panas. 

Es Cendol (Foto: Ufairahcatering)

4. Teh beras merah

Teh beras merah jadi warisan budaya sejak tahun 2017. Minuman yang berasal dari Bali ini memiliki banyak manfaat untuk tubuh.

Kandungan vitamin D yang baik untuk tulang, kandungan antioksidan dan berbagai kandungan zat baik lainnya yang mampu meningkatkan metabolisme tubuh.

Minuman ini juga mengandung karbohidrat kompleks yang memberikan tenaga lebih banyak dan menjaga perut terasa kenyang dalam waktu lebih lama.

5. Sarabba

Sarabba merupakan minuman tradisional khas Makassar yang menggunakan rempah seperti jahe dan merica.

Sarabba (Foto: Cookpad)

Minuman ini juga ditambahkan dengan gula merah, santan kelapa, dan telur ayam kampung sehingga rasanya manis dan gurih.

Minuman ini dinobatkan sebagai warisan budaya sejak tahun 2011. Menggunakan bahan-bahan alami, minuman ini mampu menyegarkan dan menyehatkan tubuh.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya