Pekan lalu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengatakan bahwa mereka melacak keberadaan BA.2.86 karena terdapat 36 mutasi yang membedakannya dengan XBB.1.5.
Sejauh ini, tidak ada bukti bahwa BA.2.86 menyebar lebih cepat atau menyebabkan infeksi yang lebih serius dibandingkan versi sebelumnya.
(Leonardus Selwyn)