Kemenkes Sosialisasikan 6M 1S, Cegah Dampak Buruk Polusi Udara

Chindy Aprilia Pratiwi, Jurnalis
Rabu 30 Agustus 2023 11:04 WIB
Kemenkes sosialisasikan 6M 1S untuk cegah dampak buruk polusi. (Foto: Freepik.com)
Share :

POLUSI udara di Ibu Kota yang masih belum mereda menyita banyak perhatian masyarakat. Tak sedikit masyarakat yang terkena dampak akibat polusi udara. Salah satunya adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Menurut Ketua Komite Penanggulangan Penyakit Pernapasan dan Dampak Polusi Udara, Prof Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P (K), FISR, FAPSR menjelaskan berdasarkan survey yang didapat dari Bappenas 2022, peningkatan kasus ISPA dan Pneumonia di DKI Jakarta terjadi peningkatan selama hampir 10 tahun.

Bahkan menurutnya penyakit penapasan masuk kedalam 10 penyakit terbanyak di Indonesia. Di mana polusi udara menjadi faktor risiko kelima tertinggi di Indonesia, setelah hipertensi, gula darah, merokok, dan obesitas.

Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengajak masyarakat untuk dapat menerapkan 6M dan 1S, sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit.

“Hasil data surveilans dalam enam bulan teakhir pada pelaporan ISPA di Puskesmas ataupun Rumah Sakit di wilayah DKI Jakarta mencapai 100 ribu kasus per bulan. Untuk mengatasi persoalan ini maka Kemenkes mengajak masyarakat menerapkan 6M 1S,” ucap Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS, selaku Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dikutip dalam keterangan resmi Kemenkes, Rabu (30/8/2023).

Adapun langkah pencegahan 6M dan 1S yang dimaksudkan adalah :

  • Memeriksakan kualitas udara melalui aplikasi atau website.
  • Mengurangi aktivitas luar ruangan dan menutup ventilasi rumah/kantor/sekolah/tempat umum di saat polusi udara tinggi.
  • Menggunakan penjernih udara dalam ruangan.
  • Menghindari sumber polusi dan asap rokok.
  • Menggunakan masker saat polusi udara tinggi.
  • Melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
  • Segera konsultasi secara daring/luting dengan tenaga kesehatan jika muncul keluhan pernapasan.

Tidak hanya itu, Prof Agus juga menyarankan kepada masyarakat bahwa di tengah kondisi udara yang tidak sehat seperti ini, dirinya meminta agar masyarakat melakukan 6M 1S, terutama kepada kelompok yang pernah mengalami penyakit pernapasan dan kelompok yang rentan terdampak akibat polusi udara.

“Berbagai riset yang ada menyebut infeksi sekunder, terhadap penyakit respirasi biasanya lebih tidak baik daripada infeksi yang pertama, oleh karena itu cegah jangan sampai terjadi terutama pada empat kelompok risiko tinggi sehingga kalau aktivitas di luar ruangan pakai masker. Kuncinya adalah 6M 1S untuk mencegah risiko dampak kesehatan,” tutur Prof Agus.

(Leonardus Selwyn)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya