TEKANAN darah tinggi atau dikenal dengan hipertensi adalah menjadi salah satu penyakit yang kerap dialami oleh masyarakat. Jika didiamkan, penyakit ini berisiko tinggi menyebabkan kematian.
Hipertensi terjadi saat tekanan darah sistolik sistolik seseorang melebihi 130 mmHg dan tekanan diastolik 80 mmHg secara kosisten. Jika tak terkendali maka hipertensi dapat merusakan pembuluh darah, jantung dan ginjal.
Akibat hal ini penderita tekanan darah tinggi harus menjaga pola makanan dan kesehatanya. Dilansir dari halaman resmi harvard.edu, Selasa (29/08/2023) berikut enam Cara alami untuk turunkan tekanan darah.
1. Berhenti Konsumsi Minuman Berakohol
Minum alkohol dengan jumlah banyak sampai melebihi kapasitas dapat meningkatkan tekanan darah. Menurut penelitian bahwa orang yang mengonsumsi alkohol hendaknya tidak meminum lebih dari dua botol per hari. Sebab dalam satu botol minuman terdapat 12 ons bir, 1,5 ons alkohol suling dan lima ons anggur.
2. Menghidari Makanan Mengandung Sodium
Menurut dr.LeWine orang yang memiliki tekanan darah tinggi terkadang mengalami peningkatan yang signifikan dengan menghindari sodium. Maka dari itu sebagai penderita penyakit tekanan darah tinggi untuk tidak mengonsumsi makanan olahan yang mengandung banyak sodium.
Beberapa diantaranya seperti makanan malam, daging beku, makanan instant, keripik asin, camilan dalam bentuk kemasan dan sayuran berkaleng lainya.
3. Melakukan Pola Diet
Sebagian ahli mengatakan bahwa mengatur pola makan diet dapat menurunkan tekanan darah tetapi penelitian baru – baru ini menemukan bahwa pola makan diet DASH dapat menyebabkan dampak yang signifikan. Diet Dash dapat mencegah 15 ribu kasus serangan jantung dan stroke tahunan pada pria dengan riwayat tekanan darah tinggi.
Maka dari itu pola makan diet Dash menekankan untuk mengosumsi sayuran, biji-bijian, protein rendah lemak dan membatasi daging merah agar tidak terjadi peningkatan tekanan darah.
4. Mengurangi Stres
Seorang yang mengalami stres dapat menyebabkan peradangan kronis yang merusak dinding arteri sehingga menjadi kurang elastis. Selain itu stres yang berkepanjangan dapat memicu kelenjar andrenal untuk mengeluarkan hormon pada peningkatan tekanan darah.
Oleh sebab itu pengidap tekanan darah tinggi dan stres cobalah untuk menyisihkan waktu untuk berolahraga dan cukup tidur agar bisa meluapkan isi hati dan pikiran agar tidak terkena stress dan naikya tekanan darah.