TARI Kecak merupakan kesenian tradisional Bali yang sangat populer di kalangan wisatawan. Pertunjukan tarian kecak selalu meriah dan menyedot banyak perhatian terutama dari kalangan turis mancanegara.
Tariannya yang unik dan gerakan khas ini ternyata memiliki filosofi dan makna mendalam. Bukan sekadar hiburan, tari kecak bagi masyarakat Bali juga dijadikan sebagai media komunikasi dengan Tuhan dan roh leluhur.
BACA JUGA:
Berikut ini fakta-fakta menarik soal tari kecak.
1. Mengisahkan Ramayana
Stmosfer tarian kecak bisa bikin penontonnya merinding. Tari kecak berhubungan dengan kisah Ramayana dan konsep dramatari.
Tari kecak
Penarinya yang terdiri dari laki-laki duduk melingkar dan dengan irama tertentu menyerukan "cak", serta mengangkat kedua lengan, menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera membantu Rama melawan Rahwana.
BACA JUGA:
2. Hanya dimainkan laki-laki
Tari kecak hanya dimainkan oleh laki-laki saja. Tarian ini dipertunjukkan oleh banyak (puluhan atau lebih) penari laki-laki yang duduk berbaris melingkar dan dengan irama tertentu menyerukan "cak" dan mengangkat kedua lengan.
Para penari yang duduk melingkar tersebut mengenakan kain kotak-kotak seperti papan catur melingkari pinggang mereka.
Selain para penari itu, ada pula para penari lain yang memerankan tokoh-tokoh Ramayana seperti Rama, Shinta, Rahwana, Hanoman, dan Sugriwa.