Tlilir Art and Culture Festival akan menghadirkan konser musik etnik dengan line up seperti Irene Ghea x Arlida Putri, Orkes Sinten Remen, dan Jogja Hip Hop Foundation.
Hadir juga outdoor fashion show dari fashion designer nasional dan lokal yang mengangkat tema ordinary traveling. Sekali lagi, event ini menghadirkan latar belakang puncak Gunung Sumbing yang sangat indah.
"Ada juga drama musikal yang melibatkan penduduk setempat mulai dari pelajar sampai orangtua. Tak kalah menarik, ada Festival Kuda Lumping serta Festival UMKM yang menyuguhkan kuliner khas Temanggung, produk kerajinan dari tembakau, dan fesyen," lanjutnya.
(Foto: dok. Kemenparekraf)
Keistimewaan hallmark event ini adalah digelar dari desa penghasil tembakau terbaik di dunia dengan nama Tembakau Srintil. Kemudian diselenggarakan di bawah lereng Gunung Sumbing, di atas ketinggian 1.100 mdpl, dan tempat penyelenggaraannya di atap rumah warga.
"Kami membawa atmosphere Santorini dari ketinggian lereng Gunung Sumbing untuk para wisatawan. See you at 1st Tlilir Art & Culture Festival, from Village to The World," tutup Ridlo.
(Rizka Diputra)