TEH talua atau teh telur mendadak viral di media sosial. Minuman khas Sumatera Barat yang melegenda ini terkenal dengan rasanya yang nikmat dan juga manfaatnya bagi stamina.
Namun, belum lama ini viral sebuah kedai yang menjual teh talua dengan inovasi yang diberikannya. Ya, kedai tersebut menggunakan banyak susu kental manis dan susu bubuk coklat untuk meningkatkan citarasanya.
Momen itu diunggah akun Twitter, @tanyakanrl. Terlihat penampakan teh talua itu yang penuh dengan susu kental manis. Hal ini membuat warganet khawatir dengan kandungan gula di dalamnya.
“Kira-kira gulanya berapa banyak ya? Yang beli kok bisa minum teh kaya gini,” tulis akun tersebut dikutip MNC Portal Indonesia, Senin (14/8/2023).
Akun Twitter lainnya @speachace pun membagikan cara pembuatan teh talua yang berada di kota Bukittinggi, Sumatera Barat ini. Mulanya, telur bebek dikocok dengan susu kental manis, kemudian disiram dengan teh yang sudah direbus.
Kemudian, teh tersebut ditambahkan susu kental manis dengan porsi yang banyak. Ada pula susu bubuk coklat yang juga ditambahkan ke teh tersebut. Momen pembuatan teh talua yang menggunakan susu kental manis super banyak ini mengundang kekhawatiran para netizen.
Sebab minuman tersebut dianggap mengandung banyak gula yang bisa menyebabkan penyakit diabetes.
Lantas apa bahayanya mengonsumsi minuman manis secara berlebihan?
1. Obesitas
Minuman manis hanya dapat menambah asupan kalori Anda tanpa dapat mengenyangkan perut Anda. Hal ini kemudian membuat Anda makan lebih banyak lagi, sehingga tanpa disadari asupan kalori Anda sudah berlebihan.
Gula yang terkandung dalam minuman manis juga dapat menambah asupan kalori Anda. Ini mengapa minuman manis bikin gemuk. Dalam sebuah penelitian ditunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi minuman bersoda memiliki asupan kalori 17% lebih banyak dari biasanya. Ini merupakan jumlah yang besar, sehingga bisa menyebabkan Anda mengalami obesitas jika dilakukan terus-menerus.
2. Gampang Jerawatan
Terlalu banyak konsumsi gula bisa mengganggu kesehatan kulit. Kamu jadi gamang jerawatan. Bahkan jerawat yang muncul lebih parah dari biasanya.
Sebuah penelitian di Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics menyebutkan terlalu banyak konsumsi gula bisa menyebabkan kulit gampang jerawatan. Para partisipan yang mengalami jerawatan cukup parah mengaku mereka mengonsumsi lebih banyak gula dibandingkan orang-orang yang jerawatannya ringan.
3. Celana Jeans Jadi Kekecilan
Nah, ini cara yang sebenarnya paling mudah untuk mengecek apakah kamu kebanyakan konsumsi gula. Kalau celana jeans atau baju yang kamu pakai mulai kekecilan, bisa jadi karena kamu kebanyakan konsumsi gula dan berat badanmu naik.
4. Bikin Bad Mood
Sejumlah penelitian menyebutkan adanya kaitan antara konsumsi gula dengan risiko terkena depresi. Terlalu banyak konsumsi gula bisa meningkatkan kadar inflamasi dalam tubuh yang kemudian mengakibatkan naiknya risiko terkena depresi. So, kalau akhir-akhir kamu merasa gampang bad mood, stres, atau cemas tanpa sebab, coba cek lagi makanan yang kamu konsumsi.