6 Komodo Hasil Perkawinan Rinca dan Rangga Dikembalikan ke Habitatnya di NTT

Giffar Rivana, Jurnalis
Senin 14 Agustus 2023 21:42 WIB
Komodo (Foto: Live Science)
Share :

KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLHK mengembalikan enam komodo hasil pembiakan atau breeding pihak Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor ke habitatnya di Cagar Alam Wae Wuul, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

TSI telah berhasil mengawinkan komodo bernama Rinca dan Rangga hingga menghasilkan 12 telur kemudian jadi bayi komodo. Setelah 2,5 tahun berlalu, enam di antara anak komodo tersebut dipilih untuk dikembalikan ke habitatnya di NTT.

BACA JUGA:

Dikenal Top Predator, Apakah Komodo Bisa Makan Manusia? 

"Kita menegaskan komitmen bersama KLHK untuk terus berupaya menjaga populasi komodo agar tetap lestari di Indonesia. Berbagai langkah konservasi dan habituasi telah kami lakukan dengan sangat serius," kata Founder TSI Jansen Manansang kepada wartawan, Senin (14/8/2023).

 

Sementara Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK Satyawan Pudyamoko dalam sambutannya yang diwakili oleh Sekertaris KSDAE KLHK, Suharyono menyambut baik rencana pelepasan enam komodo di habitat aslinya, agar pelestarian hewan langka sekelas komodo bisa terus dilakukan oleh berbagai pihak.

 BACA JUGA:

“Upaya pelepasliaran Komodo ke habitatnya dari pengembangbiakan di Lembaga Konservasi seperti TSI, merupakan implementasi program ex situ (captive breeding-Ex-situ) linked to in situ (di alam)," kata Satyawan dalam sambutannya.

"Semoga program ex situ linked to insitu ini dapat direplikasi keberhasilannya oleh Lembaga konservasi lain, dan Komodo yang dilepasliarkan dapat hidup dan berkembang biak dengan baik di habitat alaminya,” tutur Satyawan.

 

Ke enam komodo yang akan kembali ke habitatnya itu, akan dikirim menggunakan pesawat yang berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju NTT pada Selasa (15/8/2023). Sebelum dilepas ke habitatnya, komodo-komodo itu akan dilatih untuk bisa bertahan hidup selama satu bulan oleh Balai KSDAE NTT.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya