JAKARTA menjadi salah satu kota dengan tingkat polusi udara yang buruk. Tingkat udara di Jakarta sendiri berada di angka 165 AQI US.
Angka tersebut menunjukan bahwa kualitas udara di Jakarta bisa dikatakan tidak sehat. Salah satu kejadian yang paling menakutkan saat udara di Jakarta tak sehat bisa memicu kanker paru-paru.
Direktur Pusat Kanker Nasional Rumah Sakit Dharmais, Dokter R. Soeko Werdy Nindito mengatakan polusi adalah salah satu pencetus terciptanya kanker bagi manusia.
"Penyebab kanker itu banyak faktor. Faktor genetik, lingkungan, dan gaya hidup. Tingkat polusi itu sedikit banyak juga bisa menjadi faktor pencetus kanker," kata Dokter Soeko kepada MNC Portal Indonesia saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Meski demikian, dr. Soeko mengatakan tidak semua orang bisa terkena kanker di lingkungan yang sama. Menurutnya faktor lain juga bisa menjadi pencetus kanker.
"Itu yang harus diteliti lebih dalam, untuk membuktikan bahwa tingkat polusi itu langsung berdampak pada kanker," ucap Dokter Soeko.