7 Cara Mencegah Serangan Jantung, Olahraga Teratur Jadi Kunci Utama

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Minggu 13 Agustus 2023 09:30 WIB
Cara mencegah serangan jantung. (Foto:Freepik.com)
Share :

SERANGAN jantung bisa terjadi dan menimpa siapa saja tanpa memandang usia. Hal ini terjadi ketika sesuatu menghalangi aliran darah ke jantung sehingga tidak bisa mendapatkan oksigen yang dibutuhkan.

Dilansir dari halaman WebMD, Minggu (13/8/2023) untuk menjaga penyakit jantung agar tidak semakin buruk serta mencegah serangan jantung lain, maka ada baiknya mengikuti saran dokter.

Meski demikian, seseorang mungkin perlu mengubah gaya hidup. Berikut adalah beberapa perubahan yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko terkena serangan jantung:

1. Berhenti merokok

Merokok secara dramatis meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Bicaralah dengan dokter tentang cara berhenti merokok. Anda juga akan membantu teman dan keluarga Anda, karena asap rokok juga dapat menyebabkan penyakit jantung.

2. Jaga berat badan yang sehat

Jika Anda kelebihan berat badan atau obesitas, Anda tidak perlu kurus untuk mengurangi risiko serangan jantung atau stroke, tetapi dokter merekomendasikan untuk penurunan berat badan.

Jika berat badan turun lima sampai 10 persen dari berat badan Anda, Anda akan meningkatkan angka kolesterol dan menurunkan tekanan darah dan kadar gula darah.

3. Olahraga

Aktivitas fisik moderat menurunkan kemungkinan serangan jantung. Ini juga dapat mengurangi tekanan darah dan LDL atau kolesterol 'jahat', meningkatkan HDL atau kolesterol "baik", dan membantu Anda tetap pada berat badan yang sehat.

30 menit latihan membuat jantung memompa setidaknya lima hari seminggu. Jalan cepat atau berenang juga pilihan yang baik. Pada dua hari lainnya, lakukan latihan kekuatan, seperti mengangkat beban.

4. Makan sayur dan buah

Isi piring Anda dengan berbagai jenis buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan daging tanpa lemak, seperti unggas tanpa kulit. Juga asupan biji-bijian, seperti oatmeal, quinoa, dan beras merah, dan fish, terutama yang mengandung asam lemak omega-3, seperti salmon, trout, dan herring.

Alpukat, minyak zaitun, dan biji rami juga memiliki omega-3, seperti halnya beberapa kacang-kacangan dan biji-bijian. Produk susu bebas lemak atau rendah lemak seperti susu, yogurt, dan keju juga merupakan pilihan yang lebih baik untuk kesehatan jantung.

5. Kurangi makanan yang tidak sehat

Hindari makanan olahan atau siap saji yang sering tinggi garam dan tambahan gula. Makanan siap saji juga diisi dengan pengawet. Hindari daging sapi berlemak, mentega, gorengan, dan minyak sawit. Semuanya tinggi lemak jenuh.

Hindari juga minuman manis seperti soda dan fruit punch, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan. Begitu juga makanan panggang kemasan seperti kue, kue, dan pai. Mereka tinggi lemak trans dan dapat meningkatkan kadar kolesterol Anda.

6. Kontrol stres

Jika mungkin merasa cemas atau frustrasi, cobalah untuk terbuka kepada keluarga dan teman-teman tentang apa yang sedang terjadi. Mereka dapat membantu mempelajari bagaimana orang lain menyesuaikan diri dengan kehidupan setelah serangan jantung atau stroke.

7. Perhatikan gejala serangan jantung

Temu dokter jika Anda merasakan sesuatu yang tidak biasa, seperti sesak napas, perubahan irama jantung, atau kelelahan ekstrem. Juga, perhatikan rasa sakit di rahang atau punggung Anda, mual atau muntah, berkeringat, atau gejala seperti flu.

(Leonardus Selwyn)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya