Menurut Erlina, kondisi udara tersebut amatlah buruk. Bahkan pada malam sekalipun, kondisi udara di DKI Jakarta tetap jauh dari batas aman WHO.
"Malam ini pun kualitasnya tidak bagus. 10 kali batas aman WHO," tulisnya.
Kualitas udara yang buruk juga memicu berbagai macam penyakit, bagi orang yang secara terus menerus terpapar udara seperti kardiovaskuler, gangguan atau masalah di saluran pernapasan, risiko kanker, dampak neurologis, menurunkan fungsi paru-paru hingga memiliki risiko bayi lahir prematur.
(Leonardus Selwyn)