LOCH Ness atau Nessie adalah makhluk mitologis yang dipercaya menghuni danau yang berada di Dataran Tinggi Skotlandia. Kisah monster ini pun meningkatkan industri pariwisata di sekitar danau tempat Loch Ness tinggal.
Konon, banyak orang yang mengaku melihat Loch Ness yang digambarkan sebagai makhluk berleher panjang dengan punuk di punggung seperti dinosaurus. Diperkirakan panjangnya sekitar 5 – 12 meter.
Namun, keberadaan monster itu dianggap hanyalah mitos belaka. Tapi hingga kini, perburuan moster Loch Ness tidak pernah berhenti.
Terbaru, pencarian besar-besaran telah direncanakan untuk menemukan makhluk legendaris tersebut.
Perburuan monster Loch Ness. (timesofindia)
Dikutip dari Perburuan tersebut diselenggarakan oleh Loch Ness Center di desa Drumnadrochit di Dataran Tinggi Skotlandia, bersama dengan tim peneliti bernama Loch Ness Exploration, dibantu sukarelawan yang diundang untuk bergabung dalam pencarian.
Peralatan canggih pun dikerahkan, seperti drone yang dilengkapi dengan kamera infra merah akan diterbangkan di atas danau, bersama dengan hidrofon yang akan digunakan untuk mendeteksi suara bawah air.
Penyelenggara mengatakan bahwa para sukarelawan juga akan mencari kemungkinan tanda-tanda makhluk itu muncul di darat. Pencarian akan dilakukan pada 26 dan 27 Agustus 2023.
Paul Nixon, Manajer Umum Pusat Loch Ness, menginformasikan bahwa mereka telah membuka kembali Pusat Loch Ness pada awal musim panas, dan mereka mengklaim bahwa banyak orang yang antusias.
Mereka pun berkomitmen untuk melanjutkan penelitian ini untuk mencoba mengungkap misteri apa yang ada di bawah air danau yang terkenal itu.
Pusat Loch Ness menambahkan bahwa ini akan menjadi pencarian Nessie terbesar sejak tahun 1970-an, ketika Biro Investigasi Loch Ness mempelajari Loch pada tahun 1972.