Sayangnya terjadi peristiwa penghinaan bangsa Spanyol terhadap ketua walak, sehingga menyebabkan perang. Batu ini, mereka berkumpul disini sembari mengamati Spanyol dengan tujuan mengusir Spanyol dari tanah Minahasa.
Akhirnya suku Minahasa berhasil mengusir penjajah dari tanah Minahasa, sayangnya Spanyol menghasut suku minolog. Setelah Spanyol kalah, Belanda mengutus orang Ternate ke Minahasa untuk mencari tahu.
Dari perjalanan ini, akhirnya Belanda mengundang Suku Minahasa ke Ternate dan bersepakat kalau Minahasa dan Bangsa Belanda adalah saudara dan akan saling tolong menolong.
Namun, setelah 100 tahun kemudian, suratnya kesepakatan dengan Belanda dinyatakan hilang oleh Belanda. Sehingga terkikis dan lahirnya antara tuan dan penjajah.
Di samping itu, asal muasal terjadi pemujaan, Padies Kimuwu merupakan simbol pasak bumi atau disebut dengan simbol kemakmuran. Artinya bercocok tanam dan berladang, jadi simbolnya Padies, terlihat dari ornamen berbentuk padi.
(Simon Iqbal Pahlevi)