Kebiasaan Mandi Malam Hari Bisa Sebabkan Paru-Paru Basah? Begini Faktanya

Syifa Fauziah, Jurnalis
Sabtu 05 Agustus 2023 20:01 WIB
Kebiasaan mandi malam hari dikaitkan dengan paru-paru basah. (Foto: Freepik.com)
Share :

KEBIASAAN mandi di malam hari kerap dikaitkan dengan paru-paru basah. Selain itu mandi malam hari juga dinilai bisa menyebabkan penyakit lain yakni rematik.

Terkait hal tersebut, Dokter Spesialis Paru dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc, Sp.P(K) menjelaskan hubungan antara mandi malam dan paru-paru basah.

Dia menyebut mandi malam sekitar pukul 01.00 atau 02.00 bisa mengurangi waktu istirahat dan kurang tidur.

"Jika terus dilakukan tentu saja bisa menyebabkan sistem imunnya rendah sehingga mudah terserang penyakit," tulis dr Erlina seperti dikutip dari akun Twitter @erlinaburhan, Sabtu (5/8/2023).

Namun dr Erlina menegaskan bahwa tidak ada hubungan mandi malam dan penyakit paru-paru basah secara langsung. Justru mandi malam dapat memberi manfaat untuk tubuh. Analisis peneliti Department of Biomedical Engineering University of Texas menunjukkan mandi malam itu sebenarnya dapat memperbaiki kualitas tidur.

"Apalagi menggunakan air hangat, yang efeknya bantu perbaiki temperature circadian rhythm, sehingga membuat Anda tidur nyenyak. Untuk yang memiliki asma, mandi air hangat juga dapat membantu pernapasan lebih lega. Tapi efeknya bisa berbeda ya setiap orang," tuturnya.

"Karena untuk kelompok lainnya, mandi air hangat justru menyebabkan iritasi pada saluran hidung yang kemudian membuatnya kesulitan bernapas," tutur dr Erlina.

Dia pun menyarankan ketika terpaksa harus mandi malam jangan memilih waktu dini hari, sebaiknya lakukan satu sampai dua jam sebelum tidur.

"Tapi yang paling utama itu Anda harus konsultasikan kondisi Anda kepada dokter. Jangan mengambil kesimpulan atau mendiagnosis sendiri dari informasi yang Anda dapatkan," katanya.

Lebih lanjut dr Erlina menyampaikan penyakit paru-paru basah sendiri tidak ada di dalam dunia medis.

"Paru-paru basah yang dimaksud oleh awam, jika di bidang saya, artinya jaringan paru-paru yang terdesak oleh cairan. Cairan tersebut ada di dalam kantong selaput pembungkus paru dan biasanya diproduksi oleh kuman atau virus," ujarnya.

Ketika produksi cairannya makin banyak dan tidak diobati, maka akan mendorong jaringan paru.

"Ini bisa menyebabkan pasien sesak. Biasanya terjadi pada pasien pneumonia dan tuberkulosis," tutur dr Erlina.

(Leonardus Selwyn)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya