"Tapi yang paling utama itu Anda harus konsultasikan kondisi Anda kepada dokter. Jangan mengambil kesimpulan atau mendiagnosis sendiri dari informasi yang Anda dapatkan," katanya.
Lebih lanjut dr Erlina menyampaikan penyakit paru-paru basah sendiri tidak ada di dalam dunia medis.
"Paru-paru basah yang dimaksud oleh awam, jika di bidang saya, artinya jaringan paru-paru yang terdesak oleh cairan. Cairan tersebut ada di dalam kantong selaput pembungkus paru dan biasanya diproduksi oleh kuman atau virus," ujarnya.
Ketika produksi cairannya makin banyak dan tidak diobati, maka akan mendorong jaringan paru.
"Ini bisa menyebabkan pasien sesak. Biasanya terjadi pada pasien pneumonia dan tuberkulosis," tutur dr Erlina.
(Leonardus Selwyn)