Jadi penjor dalam upacara keagamaan di Bali memiliki nilai sakral. Penjor dapat dibuat dengan seindah mungkin atau sederhana. Hanya saja dalam pembuatannya perlu memperhatikan unsur-unsur pembuatan penjor.
Selama Hari Raya Galungan, masyarakat Hindu Bali akan memasang penjor di pekarangan rumah, kantor, tempat usaha, dan tempat ibadah.
Biasanya penjor ditempatkan disebelah kanan pintu masuk dengan lengkungan mengarah ke jalan.
Disisi lain, masyarakat Bali tidak hanya menggunakan penjor sebagai hiasan pada Hari Raya Galungan saja. Banyak dari mereka menggunakan penjor sebagai hiasan pada upacara pernikahan atau acara tertentu.
Demikian makna penjor dalam Hari Raya Galungan bagi masyarakat Hindu di Bali.
(Salman Mardira)