JEPANG selalu menarik untuk diulas karena banyak menyimpan keunikan di dalamnya. Ya, negara berjuluk negeri sakura itu punya berbagai destinasi menarik mulai dari kota hingga desa yang sayang jika dilewatkan.
Salah satu yang menarik ialah Shirakawago, yakni sebuah perkampungan bersejarah yang terletak di lembah Sungai Sho-gawa, di lembah Gunung Ryohaku yang berbatasan langsung dengan Prefektur Ishikawa.
Desa ini berisi rumah-rumah tua yang sudah berusia ratusan tahun lho. Berikut 7 fakta menarik Shirakawago sebagaimana dikutip dari Peponi Travel;
1. Warisan dunia diakui UNESCO
Desa yang terkenal dengan rumah-rumah tradisional ini sudah ada sejak abad ke-11 dan ditetapkan sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO pada 1995.
Oh ya, rumah-rumah tradisional yang ada masih digunakan akan sebagai tempat tinggal penduduknya lho.
(Foto: Instagram/@mansonyms)
2. Rumah tradisional Gassho-zukuri
Rumah yang terkenal karena bentuk atapnya yang lancip dan tinggi ini, biasa dikenal dengan rumah Gassho-zukuri yang berarti bentuk tangan untuk berdoa.
Fungsi dari atap lancip yang kemiringannya mencapai 50 derajat itu dimaksudkan agar salju bisa segera meluncur ke tanah. Jadi, tidak ada penumpukan salju yang membebani atap dan berpotensi merubuhkan bangunan.
3. Atap rumah unik
Selain bentuknya yang unik, atap rumah juga dibangun dengan arah yang seragam dengan mengarah ke barat dan timur saja. Hal ini dilakukan agar saat musim dingin, sinar matahari masih bisa masuk ke sela-sela rumah.
(Foto: Instagram/@den_kou_)
Selain itu, atap rumah dibangun dengan jerami tebal agar saat musim dingin suhu dalam rumah akan lebih hangat.
4. Konstruksi bangunan mutakhir
Jika mengunjungi rumah gassho, Anda tidak akan menemukan paku, loh! Sebagai gantinya, bagian atap maupun dinding bangunan ditautkan dengan jalinan jerami yang disebut neso, Material kayu juga digunakan agar suasana dalam rumah lebih hangat.
Penggunan material alam menjadikan rumah gasho tahan gempa dan dapat menahan angin kencang.
5. Lanskap indah manjakan mata
Berada di kaki Gunung Fyrohaku dan di tembah sungai Shogawa, menjadikan Shirakawago memiliki pemandangan alam menakjubkan.
Saat musim dingin, Anda dapat melihat desa berselimut salju dengan latar belakang pohon-pohon seperti di dongeng anak-anak. Tahukah Anda, Shirakawago merupakan hutan salju terbesar di dunia lho Okezoners.
6. Tersedia tungku api di setiap rumah
Jika Anda mengunjungi rumah gassho, jangan takut kedinginan. Pasalnya, setiap rumah penduduk di Shirakawago sudah memiliki tungku di api di dalamnya.
(Foto: Instagram/@retrip_nippon)
Selain untuk memasak, tungku api juga digunakan sebagai penghangat ruangan. Kepulan asap dari tungku ini juga bermanfaat bagi bangunan karena dapat membuat kayu dan atap menjadi tahan rayap dan hewan-hewan lainnya.
7. Gotong royong membangun rumah
Kebiasaan gotong royong juga sangat dilestarikan oleh masyarakat Shirakawago. Terutama saat penggantian atap.
Tujuannya untuk meringankan beban pemilik rumah dan agar rumah yang direnovasi segera selesai. Budaya gotong royong ini masih tetap lestari dan menjadi salah satu identitas di desa terpencil itu.
(Rizka Diputra)