Dokter Amelya menambahkan sebelum melakukan terapi lensa kontak tersebut, para pasien akan dicek terlebih dahulu kondisi matanya, lalu dilakukan pengukuran untuk dibuatkan kontak lensa yang sesuai.
“Optimalnya orang yang bisa menggunakan terapi ini untuk mata minus 4 sampai 6. Kalau silinder juga nggak besar, 1,75 sampai 2 saja,” tambah dr. Amelya
Ia menyarankan metode ini dilakukan untuk anak-anak, sebagai salah satu langkah awal pencegahan.
“Sebenarnya Ortho K ini bisa untuk semua umur, tapi buat anak-anak lebih penting buat pencegahan. Lebih baik di bawah usia 19 tahun tapi di usia berapa saja bisa,” tutupnya singkat.
(Rizky Pradita Ananda)