NASIB malang tengah menimpa seorang perempuan bernama Melissa Sloana asal Wales, Inggris. Melissa mengaku dirinya sangat sulit untuk bisa mendapatkan pekerjaan untuk membiayai kehidupannya sehari-hari.
Perempuan berusia 46 tahun tersebut, dikutip dari New York Post, Jumat (7/7/2023) mengaku kesulitan diterima bekerja karena memiliki sekitar 800 tato yang menghiasi seluruh tubuhnya, termasuk area bagian wajahnya.
Ibu dua orang anak itu mengungkapkan, sebelumnya ia pernah bekerja sebagai janitor atau pembersih toilet, meski memang tak bertahan lama. Tetapi kini ia bahkan tak bisa mendapatkan posisi pekerjaan itu lagi karena ratusan tato di tubuhnya.
"Saya tidak bisa mendapatkan pekerjaan, saya melamar pekerjaan membersihkan toilet di daerah tempat saya tinggal, dan mereka tidak akan menerima karena tato saya,” kata Melissa saat diwawancara Daily Star.
(Foto: Facebook Melissa Sloana)
“Jika ada seseorang menawari saya pekerjaan besok, saya mau dan akan langsung bekerja , saya akan menerima tawaran itu,” serunya.
BACA JUGA:
Melissa sendiri pertama kali mulai membuat tato pada usia 20 tahun dan seiring berjalannya waktu ia ketagihan terus mengukir tato di tubuhnya. Meski sudah sangat kesulitan dapat pekerjaan gara-gara penampilan dirinya yang dipenuhi ratusan tato dan area tubuhnya sudah membiru karena tinta , Melissa menyebut tetap menambah koleksi tato di tubuhnya, setidaknya tiga tato baru di setiap minggu.
Selain sulit dapat pekerjaan, Melissa menuturkan ia bahkan telah dilarang untuk masuk ke pub lokal di kawasan tempat tinggalnya juga dilarangv mengunjungi dari sekolah anak-anaknya karena tatonya tersebut.
(Rizky Pradita Ananda)