BANYAK warga yang masih tidak paham betapa mengonsumsi daging sapi yang sakit bisa menimbulkan penyakit. Bahkan konsumsi daging sapi yang terinfeksi antraks bisa berakibat fatal.
Memang ada pertanyaan, apakah konsumsi daging sapi terinfeksi antraks yang sudah direbus selama satu jam, aman dikonsumsi?
Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Syamsul Ma’arif menegaskan, daging yang terinfeksi antraks tidak aman dikonsumsi oleh manusia.
Bahkan, menurutnya, daging yang terkontaminasi bakteri penyebab antraks pantang dibuka, apalagi untuk dikonsumsi meskipun sudah melalui proses perebusan selama 1 jam.
Syamsul menyebut, saat dibuka saja, bakteri penyebab antraks tersebut akan membuat spora yang justru membuatnya bisa hidup bertahun-tahun lamanya. Bahkan, dengan suhu berapapun.
“Kita tahu sifat bakteri antraks tadi, makanya dilarang, begitu hewan mati karena antraks, tidak boleh dibuka. Kalau itu dibuka, itu bakterinya langsung membuat spora yang bisa tahan bertahun-tahun dan dengan suhu berapapun,” ujar Syamsul, dalam jumpa pers yang digelar Kemenkes secara daring.
“Sehingga kalau ditanya, pak kalau direbus aman nggak? Nggak aman ya, tidak aman! Dan itu bisa berbahaya,” tegasnya lagi.
Syamsul kembali menegaskan, spora yang terbentuk dari bakteri penyebab antraks tersebut juga tak hanya bisa bertahan selama bertahun-tahun di suhu yang panas, namun juga bisa bertahan dengan proses kimiawi seperti apapun.
BACA JUGA:
“Jangankan direbus ya. Saat membuka aja itu nggak boleh. Saat dibuka itu dia perubahan iklim atau suasana atau lingkungan itu dia sudah langsung membentuk spora yang menahan dirinya dengan perlakuan-perlakuan fisik maupun kimiawi itu bisa tertahan,” paparnya.
BACA JUGA: