2. Kejang
Sementara itu untuk kejang yang juga disertai demam, terjadi karena terkena penyakit infeksi seperti flu, pilek, infeksi telinga. Hal tersebut juga biasanya terjadi pada anak, khususnya berusia 18 bulan sampai 5 tahun.
Menurut dokter Arie, kejang demam dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu kejang demam sederhana dan kejang demam kompleks. Kemudian pada kasus kejang demam sederhana, kejang berlangsung seluruh tubuh dengan durasi sebentar, kurang lebih 15 menit.
Lebih lanjut, kejang jenis ini tidak akan berulang dalam satu hari atau waktu 24 jam. Sementara pada kejang demam kompleks, biasanya terjadi hanya satu sisi tubuh yang bergerak dengan durasi lebih dari 15 menit.
"Serta bisa terjadi lebih dari sekali dalam sehari," terangnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)