Berangkat dari masalah tersebut, Kanika memiliki ide cemerlang. Kanika menawarkan penerbangan dengan sistem keamanan dan kedatangan tepat waktu.
Ia memiliki cita-cita supaya perjalanan udara sewaan menjadi transportasi masa depan orang India.
Perjalanan Kanika tentu tak mudah. Kanika pernah didiagnosis kanker dan membuatnya mengurungkan ide besarnya.
“Saya memiliki ide yang muncul di kepala saya selama hampir tiga tahun atau lebih, tetapi ketika saya mengeluarkan papan sketsa saya dan mulai mengerjakannya, saya didiagnosa menderita kanker, yang membuat saya mundur satu tahun,” ungkai Kanika.
Meski demikian Kanika tetap bersyukur dapat menemukan impiannya hingga saat ini. Kanika melakukan upaya penyembuhan untuk penyakitnya itu.
(Salman Mardira)