Sementara Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU), Itje Chodidjah menambahkan, bahwa kota-kota yang telah masuk ke dalam Jejaring Kota Kreatif UNESCO dapat berkesempatan untuk memiliki jejaring yang lebih luas lagi, yakni dengan kota-kota lainnya di seluruh dunia.
Ia juga menyebut, bahwa ini bukanlah perlombaan atau etalase. Namun bertujuan untuk keuntungan yang akan dirasakan oleh masyarakat kota atau kabupaten yang terpilih.
"Untuk menjamin tujuan-tujuan sustainable development terjadi di kota tersebut," kata Itje.
(Salman Mardira)