MUNGKIN Anda pernah mendengar nama Pulau Bidadari. Ya, Pulau Bidadari bukanlah nama tempat yang asing bagi masyarakat DKI Jakarta dan sekitarnya.
Sebab, Pulau Bidadari ialah salah satu dari banyaknya gugusan pulau di Kepulauan Seribu terletak tidak begitu jauh dari Jakarta. Karena itulah pulau ini menjadi tempat wisata terdekat masyarakat Jakarta.
Lalu, kenapa dinamakan Pulau Bidadari? Penamaan Pulau Bidadari sebenarnya diilhami dari nama-nama pulau lainnya di Kepulauan Seribu, seperti Pulau Putri, Pulau Nirwana, dan lainnya.
Sebelum bernama Pulau Bidadari, pulau yanng secara administratif masuk ke dalam Kelurahan Untung Jawa, Kabupaten Kepulauan Seribu ini memiliki nama lain yang cukup menyeramkan yakni Pulau Pumered alias Pulau Sakit.
Dinamakan Pulau Sakit karena di abad ke-17 Pemerintah Belanda menjadikan pulau ini sebagai penunjang aktivitas Pulau Onrust karena lokasinya yang berdekatan. Sebagai penunjang, otomatis pulau ini membutuhkan sarana dan prasarana lainnya.
Lalu pada 1679 VOC membangun rumah sakit lepra atau kusta yang konon merupakan pindahan dari Angke. Karena itulah Pulau Bidadari sebelumnya dikenal sebagai Pulau Sakit.
Pada saat yang bersamaan, Pemerintah Belanda juga membangun benteng pengawas yang ditujukan untuk pengawasan dan pertahanan terhadap serangan musuh.
Namun pada 1800 pasukan Britania Raya berhasil menyerang pulau ini dan menghancurkan bangunan-bangunan yang ada di pulau ini.