5 Tempat Angker Beraura Mistis di Indonesia, Nomor 2 Kamar Keramat Nyi Roro Kidul

Novie Fauziah, Jurnalis
Minggu 21 Mei 2023 21:02 WIB
Suasana mistis di Kamar 308 Grand Inna Samudra Beach Hotel, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat (Foto: YouTube/R & G REVIEW)
Share :

3. Lawang Sewu

Selanjutnya adalah Lawang Sewu yang berlokasi di Kota Semarang, merupakan tempat wisata sejarah yang dianggap angker. Sering terdengar cerita horor di bangunan yang memiliki seribu pintu ini. Mulai dari sosok Noni Belanda, para tentara dan bentuk-bentuk makhluk astral lainnya.

Tak hanya itu saja, di bangunan yang usianya sudah 115 tahun inia Sering kali pada malam hari tempat ini juga terdapat suara aneh seperti orang menangis, berteriak ketakutan dan juga jeritan.

Menurut penduduk setempat suara tersebut merupakan suara tentara Belanda yang pada waktu dulu disiksa oleh tentara Jepang.

Lawang Sewu (Foto: Instagram/@ndr.project)

Meski demikian, Lawang Sewu merupakan saksi sejarah di Indonesia. Bangunan ini berstatus sebagai aset Kereta Api Indonesia (KAI) karena merupakan buah dari perebutan Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) oleh Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI) pada masa Perang Kemerdekaan.

Saat ini bangunan tersebut dijadikan sebagai museum dan galeri sejarah perkeretaapian oleh Unit Pusat Pelestarian dan Desain Arsitektur dan KAI Wisata.

4. Gunung Kawi

Tempat yang dianggap angker selanjutnya adalah Gunung Kawi, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tingginya 2551 meter di atas permukaan laut (mdpl). Tak sedikit masyarakat, khususnya warga lokal, datang ke gunung ini untuk melakukan pesugihan.

Menurut mitos yang beredar, di gunung Kawi ini terdapat sebuah perkampungan jin. Banyak warga dan wisatawan yang berkunjung untuk meminta kekayaan, yakni melalui pesugihan tadi.

Gunung Kawi (Foto: Ist)

Bagi orang yang keinginanya terkabul maka harus memberikan seserahan berupa tumbal manusia yang masih ada hubungan darah dengannya. Jika tidak memberikan tumbal maka orang itu akan diganggu oleh penunggu makhluk halus yang ada di gunung tersebut.

Meski begitu, Gunung Kawi merupakan gunung berapi yang sudah tidak aktif. Hutannya masih cukup lebat, dan bagi pendaki yang ingin menjajakinya harus memiliki persiapan khusus. Serta beberapa spot, seperti di salah satu pos pendakian, konon terdapat penunggu yang sering mengganggu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya