Hasil otopsi pocong
Berdasar penuturan penyidik, pocong itu meninggal dalam keadaan misterius. Itu kenapa diperlukan pemeriksaan otopsi untuk mencari tahu sumber penyebab kematian.
Jadi, menurut penyidik, jenazah laki-laki yang sudah dikafani itu meninggal di satu hotel tempat dirinya melangsungkan acara kantor.
Sebelum meninggal, pria berusia sekitar 50 tahunan itu hilang kabar. Teman satu kerjaan yang menemukan sosoknya tewas di kamar hotel, dekat kamar mandi.
"Sebelum meninggal, pria itu mau diajak makan malam dan mempersiapkan acara esok hari. Tapi, telepon dan pesan temannya tidak direspons. Khawatir terjadi sesuatu dengannya, kamar hotelnya pun didobrak dan benar saja pria itu telah tewas di dekat pintu toilet," cerita dr Stephanie.
Posisi mayat telungkup dengan luka kebiruan pada area bibir dan jaringan bawah kuku. Kemudian, lebam mayat ada di bagian depan dan belakang tubuh. "Lebam mayat ini salah satu petunjuk gimana posisi korban setelah meninggal," jelas dr Stephanie.
Ia pun memberi sedikit edukasi di video ini bahwa yang namanya korban meninggal, aliran darahnya berhenti. Nah, di dalam aliran darah itu ada yang namanya sel darah merah dan ketika seseorang meninggal, sel darah merah itu akan mengendap mengisi pembuluh darah kecil yang lebih rendah.
"Kayak kopi tubruk, ketika baru diseduh, diaduk, ampas kopi masih melayang di seluruh bagian gelas. Tapi, kalau didiamkan, ampas kopinya mengendap di bawah," paparnya.
Nah, dari lebam mayat itu bisa diketahui posisi terakhir korban bagaimana dan di kasus jenazah pocong ini, korban ditemukan telungkup tapi sempat ditelentangin. Makanya, lebam mayat ada di bagian depan dan belakang.
Tanda lain yang didapat dari otopsi pocong ini adalah adanya luka lecet dan memar di dahi. Lalu, hidung dan bibirnya luka sedikit. Ini diperkirakan akibat korban jatuh tersungkur sebelum meninggal dunia.
"Gak ada temuan mengarah ke pidana dalam kasus ini," jelas dr Stephanie.
Namun hasilnya, ia meninggal akibat tak kuat karena minum obat kuat. Jantungnya tak kuat dan berhenti.
(Dyah Ratna Meta Novia)