Jika tanda-tanda serangan asma tersebut muncul, apa yang bisa penderitanya lakukan?
1. Pastikan menggunakan inhaler dengan benar. Napas tetap diatur dengan baik. Jika punya spacer, maka gunakanlah dengan inhaler. Kombinasi tersebut lebih efektif dalam menekan serangan asma. Jika tidak punya inhaler, hubungi bantuan darurat.
2. Pastikan duduk dengan posisi nyaman.
3. Serangan ringan biasanya reda dalam beberapa menit. Namun jika tidak membaik, itu bisa dikategorikan sebagai serangan yang parah. Pastikan menghirup inhaler setiap 30 sampai 60 detik sampai mereka mendapatkan 10 isapan.
4. Jika serangannya parah dan tubuh makin lemah, segera hubungi rumah sakit terdekat.
5. Selagi menunggu ambulans, pantau pernapasan dan tingkat respons tubuh. Jika ambulans belum juga datang dalam 15 menit, ulangi langkah nomor 3.
6. Ketika tubuh mulai tidak merespons apa pun, minta bantuan kepada orang lain yang ada di sekitar. Jika gejala membaik, tenangkan semuanya dan tidak perlu menelepon rumah sakit. Namun, sangat disarankan tetap ke rumah sakit untuk mengecek kondisi kesehatan secara keseluruhan dan mendapat penanganan yang akan membuat keadaan lebih baik dan tenang.
(Vivin Lizetha)