Suhu Panas Melanda, Ini 3 Gejala Dehidrasi yang Perlu Diketahui!

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis
Rabu 26 April 2023 12:27 WIB
Suhu panas (Foto: Treehugger)
Share :

INDONESIA kini tengah menghadapi suhu panas yang tak biasa, hal ini dibenarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Ini terjadi karena disebabkan adanya dinamika atmosfer yang tidak biasa.

Selain itu, sedang terjadi gelombang panas di wilayah Asia. Lalu adanya, tren pemanasan global dan perubahan iklim. Kemudian, dominasi monsun Australia atau dengan kata lain Indonesia memasuki musim kemarau.

 

Penyebab terakhir, intensitas maksimum radiasi matahari pada kondisi cuaca cerah dan kurangnya tutupan awan.

"Suhu panas bulan April di wilayah Asia selatan secara klimatologis dipengaruhi oleh gerak semu matahari, lonjakan panas tahun 2023 terparah," ujar BMKG di Instagram.

Dengan kondisi ini, bisa memicu seseorang mengalami dehidrasi. Berikut gejalanya antara lain rasa haus yang ekstrim, kurang buang air kecil, urin berwarna gelap, kelelahan, pusing, dan kebingungan.

Melansir dari Cleveland Clinic menjelaskan dehidrasi memiliki tingkatan gejala yaitu,

1. Ringan

Kondisi seseorang hanya perlu mengambil lebih banyak cairan secara oral (melalui mulut). Seperti minum air, tetapi ganti cairan dengan minuman mengandung elektrolit, jika mengalami keringat berlebih atau kehilangan cairan akibat muntah dan diare.

2. Sedang

Gejala sedang dari dehidrasi ini, umumnya membutuhkan infus (hidrasi intravena). Anda akan mendapatkan perawatan darurat, ruang gawat darurat, atau di rumah sakit.

BACA JUGA:

Hadapi Suhu Panas, Dokter Sarankan Kurangi Keluar dan Banyak Minum! 

3. Parah

Kondisi dehidrasi terakhir yaitu berat/parah segera untuk menemui penyedia layanan kesehatan, jika gejala dehidrasi sudah parah, seperti kulit kering atau bersisik, sembelit, kelelahan konstan, kelemahan otot yang berkelanjutan dan sering sakit kepala, dll. Hubungi dokter atau pergi ke ruang gawat darurat.

 BACA JUGA:

Pengobatan rumahan, kala mengalami dehidrasi, bisa melakukan rehidrasi, merupakan penggantian elektrolit, dan mengobati diare atau muntah. Jika minuman elektrolit tidak tersedia, Anda dapat membuat larutan rehidrasi dengan 1/2 sendok teh garam, 6 sendok teh gula, dan 1 liter air.

"Pastikan menggunakan pengukuran yang akurat. Menggunakan terlalu banyak garam atau gula bisa berbahaya," keterangan dalam Healthline.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya