Hanya saja, Bahasa Jawa Suriname dan Indonesia ada perbedaan. Perbedaan itu terletak di kosakata dan tata bahasa.
Bahasa Jawa Suriname terbentuk dari Sranantongo (bahasa pergaulan) yang bercampur dengan bahasa Belanda dan Spanyol saat zaman kolonialisme. Mereka pun masih menerapkan budaya Jawa, tradisi, dan mengucapkan bahasanya.
Pasar Jawa di Suriname (Foto: Instagram/@rick.mouwen)
Tetap menjaga komunikasi
Meski telah menetap di Suriname, mereka yang memiliki kerabat atau keluarga di Indonesia tetap menjalin hubungan.
Hal ini lantaran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Suriname rutin mengadakan perjalanan keluarga (family trip) dari Suriname ke Indonesia agar mereka tetap bisa bertatap muka langsung.
(Rizka Diputra)