DINAS Pariwisata (Dispar) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan dua makam keramat sebagai lokasi perayaan Lebaran Topat atau Ketupat 1444 Hijriah yang digelar seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri.
Kepala Dispar Kota Mataram, H Nizar Denny Cahyadi menyebutkan bahwa dua makam keramat lokasi Perayaan Lebaran Topat tersebut adalah di Makam Loang Baloq Sekarbela dan Makam Bintaro Ampenan.
"Penanggung jawab kegiatan ini ada di masing-masing camat, sedangkan kami sifatnya mendukung untuk menyukseskan 'event' kalender pariwisata. Kami juga berikan dukungan anggaran Rp50 juta untuk dua kecamatan itu," katanya seperti dikutip dari ANTARA, Sabtu (22/4/2023).
BACA JUGA:
Menurutnya, Perayaan Lebaran Topat 1444 Hijriah ini merupakan perayaan pertama setelah pandemi COVID-19 tanpa ada pembatasan.
"Tahun lalu memang ada perayaan, tapi masih ada pembatasan. Sekarang kita bisa laksanakan tanpa ada batasan kunjungan," katanya pula.
Dia menjelaskan, kegiatan perayaan Lebaran Topat akan dilaksanakan pada dua lokasi makam yang dikeramatkan warga dirayakan dengan berbagai kegiatan religi, mulai dari ziarah makam, zikir dan doa, selakaran, "ngurisan" (cukur rambut bayi), dan ditutup dengan makan bersama hidangan ketupat serta berbagai menu khas lokal yang menjadi ciri khas perayaan Lebaran Topat.
"Kegiatan juga akan dirangkaikan dengan berbagai atraksi budaya dari pagi sampai sore, sekaligus sebagai hiburan bagi warga yang datang merayakan Lebaran Topat di kawasan itu," katanya lagi.
BACA JUGA:
Karena itu, kata Sekretaris Dispar Kota Mataram Leni Oktavia, untuk menyemarakkan kegiatan itu juga akan melihatkan wisatawan yang sedang berada di kota ini.
"Jadi kami ingin wisatawan yang sedang berada di Kota Mataram saat Lebaran Topat bisa hadir dan menyaksikan secara langsung perayaan tersebut yang sarat dengan kearifan lokal," katanya.