SALAH satu yang tidak pernah lepas dari momen Lebaran adalah kuliner yang tersaji. Kuliner khas Lebaran pun terdiri dari berbagai macam makanan, bahkan setiap negara memiliki kuliner Lebaran yang berbeda satu dengan lainnya.
Selain di Indonesia, berikut kuliner khas Lebaran yang berasal dari berbagai penjuru dunia. Berikut adalah 5 jenis kuliner Lebaran di seluruh dunia, seperti dilansir dari berbagai sumber
Ketupat
Ketupat merupakan makanan khas lebaran yang ada di Indonesia ataupun Malaysia. Ketupat terbuat dari beras yang direbus dalam sebuah Janur.
Biasanya ketupat dihidangkan dengan menu sayuran seperti opor ayam, lontong sayur, serta makanan khas lebaran lainnya.
Maamoul
Maamoul merupakan kue yang berisi kurma, kacang kenari, atau pistachio yang biasa dilapisi gula bubuk. Kue ini sering disajikan di beberapa negara seperti Suriah dan Lebanon. Selain di Suriah dan Lebanon, bentuk kue yang serupa juga dapat ditemukan di Irak, Sudan, dan Mesir.
Tagine
Tajine merupakan kue khas Lebaran selanjutnya, yang banyak disajikan di negara-negara Afrika Utara seperti Maroko dan Aljazair.
Tajine merupakan daging yang dimasakan slow-cooked yang disiapkan dengan beberapa jenis daging (biasanya daging domba atau sapi), dengan sayuran dan atau buah-buahan seperti plum dan aprikot.
Lokum
Lokum dikenal juga dengan ‘Turkish delight’ yang cukup populer dan selalu ada saat perayaan Lebaran di Turki.
Makanan penutup berbentuk gel ini terbuat dari kombinasi pati, gula, serta isian lain seperti kurma, pistachio, dan kenari. Tampilan Lokum juga sangat menggemaskan, karena bisa dibuat dengan berbagai warna.
Manti
Manti merupakan makanan khas Lebaran, yang berasal dari negara Turki. Kudapan ini memiliki bentuk yang menyerupai pangsit.
Hidangan ini diperkirakan berasal dari Cina, dan juga kerap disajikan saat perayaan Idul Fitri di Rusia. Kudapan ini biasanya diisi dengan daging domba atau sapi berbumbu dan ukuran serta bentuknya berbeda beda di setiap wilayah.
(Martin Bagya Kertiyasa)