Kasus Diabetes Anak Meningkat 70 Kali Lipat, Orangtua Wajib Kenali Gejala Dininya!

Wiwie Heriyani, Jurnalis
Senin 17 April 2023 18:18 WIB
Kartini Perido (Foto: ist)
Share :

KINI penyakit diabetes melitus (DM) pada anak di Indonesia kembali menjadi sorotan publik, lantaran terjadi peningkatan kasus sampai 70 kali lipat.

Dari data yang terlapor IDAI, Jakarta dan Surabaya menjadi salah satu Kota paling tinggi penderita diabetesnya.

 

Melihat kasus ini, Ketua DPD Kartini Perindo Jakarta Utara, Komala Dewi yang juga bergerak di bidang sosialisasi di bidang kesehatan ini menghimbau agar para orangtua melakukan pengawasan ketat terhadap pola makan anak.

Apalagi, ia menilai, anak-anak merupakan golongan yang rentan terkena diabetes mengingat mereka kerap jajan sembarangan jika tidak di bawah pengawasan orangtua.

“Gampang banget (anak kena diabetes). Saat ini pola hidup sehat sih (faktornya). Sama pengawasan dari orangtua. Sekarang ini kan anak-anak kaya misalnya jajan apa aja, jadi pola hidup sehat dan itu yang kadang-kadang lepas kendali dari pengawasan orangtua,” ujar Dewi, dalam Podcast Aksi Nyata, di Youtube Partai Perindo, Senin, (17/4/2023).

Dewi juga menjelaskan, orangtua juga harus aware untuk mengetahui secara dini beberapa gejala atau ciri-ciri sederhana pada anak yang terkena diabetes. Bukan hanya dari berat badan anak, namun juga dari pola makannya.

“Jadi nggak harus bobotnya yang besar. Jadi misalkan dia sering haus, bahkan ada yang perlu curiga dalam tanda kutip, kok anak ini makannya banyak ya. Tapi kok berat badannya makin menurun ya. Terus kok dia sering pipis ya,” tuturnya.

 BACA JUGA:

“Nggak ada bedanya sih dengan yang dewasa ya. Cuma bedanya kalau anak itu kan butuh pengawasan dari orangtua. Kalau yang dewasa kan hanya butuh kesadaran dari diri kita,” lanjutnya.

Dewi juga menambahkan, salah satu gejala paling simpel bahwa anak berpotensi terkena diabetes adalah terkait faktor kegemukan yang tidak wajar.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya