Ketika Sultan Muhammad II Al-Fatih berhasil merebut Konstantinopel, pada 1459 Masehi makam kemudian dipindahkan. Untuk menghormati Abu Ayyup Al-Anshari, dibangun Masjid Eyup dan nama beliau diabadikan menjadi nama distrik di wilayah Istanbul pada era modern.
“Kemudian Sultan Muhammad II Al-Fatih membuat kawasan pemukiman dan daerah tersebut menjadi ramai,” lanjut Osman.
Masjid Eyub di Istanbul (Okezone.com/Alan)
Saat Ramadhan, Masjid Eyup semakin hidup. Banyak acara keagamaan yang hadir untuk menghidupkan nuansa bulan puasa. Jamaah banyak beriktikaf di masjid usai ziarah ke makam Abu Ayyup Al-Anshari. Pembacaan Ayat Alquran pun menjadi tontonan jamaah. Di luar masjid juga hadir bazaar dan acara buka bersama. (sal)
(Alan Pamungkas)