TUJUH larangan di Brunei Darussalam bagi penduduk setempat maupun wisatawan. Sebelum berkunjung ke Brunei Darussalam baiknya ketahui aturan lokalnya termasuk beberapa larangan berikut.
Brunei Darussalam terkenal sebagai negara kecil yang punya kekayaan alam melimpah dan rakyatnya hidup sejahtera. Meski demikian, Brunei juga banyak disambangi wisatawan setiap tahun karena punya alam cantik dan budaya unik.
Sebagai negara yang dipimpin oleh sultan atau raja, Brunei Darussalam memiliki sejumlah peraturan ketat.
BACA JUGA:
Malansi dari Culture Trip, berikut 7 larangan di Brunei Darussalam yang wajib diketahui wisatawan atau pendatang baru.
1. Dilarang Beli atau Minum Alkohol di Tempat Umum
Sebagai negara mayoritas Muslim, Brunei Darussalam melarang tegas jual beli minuman alkohol. Namun pemerintah memberikan toleransi kepada non muslim berusia 17 tahun keatas untuk membawa alkohol.
Syarat yang harus dipenuhi adalah mengisi formulir di bandara. Formulir tersebut harus ditunjukan saat ada pemeriksaan. Wisatawan hanya dapat mengkonsumsi alkohol di hotel atau rumah pribadinya.
BACA JUGA:
2. Dilarang Berduaan Pasangan Non Mahram
Brunei Darussalam menjunjung tinggi hukum Islam. Karena itu, ada larangan bagi pasangan non mahram atau yang belum menikah untuk berdua-duaan atau bermesraan.
Larangan ini memang ditujukan ke Muslim. Jika terindakasi berzina, bisa dihukum lho.
3. LGBTQ Sangat Terlarang
Brunei Darussalam sangat melarang keras praktik Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, Queer (LGBTQ). Pemerintah tidak segan-segan menindak tegas pelaku LGBTQ. Namun, larangan ini belum jelas pengaruhnya bagi non warga Brunei.
BACA JUGA:
Dekat dengan sesama jenis di tempat umum tidak masalah. Hanya saja jangan menunjukan perilaku LGBTQ.
4. Pornografi
Larangan di Brunei Darussalam selanjutnya adalah pornografi. Kepemilikan dan distribusi pornogorafi sangat dilarang di Brunei.
Untuk itu berhati-hati saat foto menggunakan bikini di pantai. Sebab Brunei Darussalam memiliki konsep tentang seks atau pornografi yang berbeda dari Eropa.