Namun, ia melihat, tidak sedikit orang yang masih sulit mendapatkan pekerjaan. Karena itu, dirinya berpesan kepada para santri Pondok Pesantren Al Washilah, agar mereka bisa melihat peluang usaha dan membuka lapangan kerja.
Menurutnya para santri memiliki potensi, karena banyak peluang lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif. Hanya saja, harus diimbangi dengan kemauan, pelatihan dan kerja keras.
"Bila santri memiliki kemampuan dan memiliki keterampilan, maka santri bisa membuka peluang usaha, bisa membuka UMKM, bukan dari mencari lowongan kerja, tapi justru santri yang menciptakan lapangan kerja, tinggal disentuh dengan pelatihan-pelatihan yang tepat," pungkasnya.
Kemenparekraf sendiri saat ini sudah memiliki program Santri Digitalpreneur. Di mana melalui program tersebut para santri dibekali ilmu digitalisasi dengan tren kekinian yang dapat meningkatkan kemampuan dan daya saing.
(Rizka Diputra)