PRAHA memiliki daya tarik kuat bagi para pelancong yang mencari pesona kota tua yang indah dan bersejarah. Salah satu ikon paling menakjubkan di Ibu Kota Republik Ceko ini adalah Jam Astronomi Praha atau Orlog.
Dibangun pada abad ke-15, ini adalah salah satu jam astronomi tertua di dunia. Jam legendaris ini memiliki banyak kisah unik dan misterius yang menambah pesonanya.
Seperti diketahui, Orloj menjadi saksi bisu dari sejarah Praha selama lebih dari 600 tahun. Jam astronomi ini sangat terkenal di seluruh dunia dan menjadi salah satu daya tarik turis yang paling populer di Praha.
Namun, pesona Orloj bukan hanya berasal dari usianya yang sudah tua, melainkan juga dari kisah dan dongeng yang terkait dengannya.
BACA JUGA:
Melansir dari Daily Sabah, Kamis (6/4/2023), Jam Astronomi yang dibuat pada tahun 1410 ini merupakan salah satu jam tertua di dunia yang masih beroperasi hingga saat ini.
Menurut legenda, Master Hanus adalah pencipta Jam Astronomi, dan bukan Mikulas dari Kadan. Master Hanus diduga menyatukan tiga jam yang berbeda menjadi satu jam atas perintah raja Ceko.
Jam Astronomi Praha (Shutterstock/dailysabah.com)
Namun, konon sang raja merasa khawatir bahwa Master Hanus akan menciptakan jam yang lebih indah di kota lain, sehingga ia memutuskan untuk membutakan sang ahli jam tersebut setelah menyelesaikan karyanya.
Ketika jam tersebut menjadi terkenal di seluruh Eropa dengan cepat, penguasa kota lain mulai menginginkannya. Namun, sang raja tidak mengizinkan jam tersebut untuk dibuat di kota lain. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, sang ahli jam yang membuat jam tersebut dibutakan matanya.
BACA JUGA:
Beredar rumor bahwa sang ahli jam yang dibutakan matanya tidak tahan dengan kekejaman sang raja sehingga ia melakukan bunuh diri dengan cara merusak jam di menara hingga tidak dapat dioperasikan lagi.
Namun, beberapa tahun kemudian, pembuat jam lain berhasil memperbaiki jam tersebut. Saat ini, jam tersebut merupakan salah satu jam tertua yang masih berfungsi di dunia.
Cerita tentang jam ini tidak berhenti sampai di situ saja. Dalam legenda lain, jam ini disebut sebagai "Mata Iblis". Legenda tersebut menyatakan bahwa ketika Ceko mengalami bencana, jam tersebut akan berhenti.
Meskipun begitu, masih ada orang-orang di kota yang percaya pada legenda ini dan sangat takut jika jam tersebut berhenti. Mereka yang percaya legenda ini juga berkeyakinan bahwa mata Master Hanus dibutakan karena jam tersebut terkait dengan sihir.
BACA JUGA:
Jam tersebut memiliki beragam warna dan angka yang berbeda. Warna biru pada jam tersebut melambangkan langit yang luas dan tidak terbatas, sementara warna coklat melambangkan bumi. Jam ini menampilkan waktu Babilonia dan waktu Eropa, baik yang lama maupun yang baru, secara simultan.
Secara keseluruhan, terdapat empat pahatan yang terletak di sebelah kanan dan kiri jam tersebut, masing-masing memiliki makna yang berbeda. Sosok yang memegang cermin melambangkan kesombongan dan keangkuhan, sementara sosok yang memegang tongkat dan kantong uang di satu tangan melambangkan keserakahan.