Ketidakpatuhan terhadap kebijakan selama pandemi Covid-19 tersebut, diakui para orang tua sebagai peserta dengan alasan ingin menggunakan kebebasan pribadi mereka sebagai orang tua. Tak hanya itu, mereka juga ingin anak-anaknya bisa menjalani kehidupan “normal” seperti sebelum pandemi.
Penelitian yang sama, disebutkan lebih lanjut juga sekaligus mengungkap bahwa orang tua mengalami peningkatan stress yang dipicu protokol kesehatan selama pandemi ini, seperti libur-penutupan sekolah dan peraturan karantina. Hal ini dikarenakan banyak orang tua yang tidak terbiasa, dan merasa kesulitan untuk mengajari anak-anak sekolah melalui daring.
“Temuan kami ini menunjukkan tantangan kesehatan masyarakat yang serius dalam konteks langsung pandemi COVID-19, “ tulis para penulis studi.
“Termasuk di dalamnya, gelombang masa depan yang mempengaruhi orang tua yang kelelahan, serta wabah penyakit menular di masa depan,” tutup para penulis studi.
(Rizky Pradita Ananda)