Menguak Asal-usul Kata Ngabuburit, Tradisi Ramadhan Khas Indonesia

Kiki Oktaliani, Jurnalis
Selasa 04 April 2023 15:01 WIB
Aktivitas ngabuburit menunggu waktu buka puasa di tepi Sungai Martapura (Foto: IG/@ansharullah_faruqi)
Share :

NGABUBURIT populer dilakukan oleh masyarakat Indonesia, saat bulan Ramadhan. Hal ini merupakan sebuah aktivitas yang dilakukan untuk menunggu waktu berbuka tiba.

Beberapa aktivitas tersebut seperti mencari takjil, tilawah Alquran, jalan-jalan, dan masih banyak lagi.

Kerap disebutkan penamaannya, tapi tahukah Anda asal-usul dari kata ngabuburit itu sendiri?

Asal kata ngabuburit

Menurut Kamus Bahasa Sunda terbitan Lembaga Bahasa dan Sastra Sunda (LBSS), ngabuburit sejatinya diambil dari kalimat 'ngalantung ngadagoan burit' yang artinya bersantai sambil menunggu waktu sore atau petang.

Beberapa ahli sejarah menyebutkan bahwa ngabuburit mungkin berasal dari kebiasaan masyarakat Jawa yang melakukan ritual sembahyang atau puja bakti sebelum berbuka puasa.

Adapun dari Kamus Sunda-Indonesia terbitan Kemendikbud pada 1985 mencatat kata burit yang bermakna senja.

Sedangkan kata ngabuburit diartikan sebagai jalan-jalan menunggu waktu sore biasanya pada bulan puasa.

Ketua Lembaga Budaya Sunda (LBS) Unpas, Hawe Setiawan sebagaimana melansir situs unpas.ac.id istilah ngabuburit sebenarnya sudah eksis sejak lama, tepatnya ketika kebudayaan Islam memasuki tanah pasundan.

(Foto: MPI)

Kegiatan ngabuburit kini kian berkembang dan beragam dibanding awal kemunculannnya. Pada zaman dulu, anak-anak mengisi kegiatan ngabuburit dengan bermain permainan tradisional Jawa Barat seperti bebeledugan atau meriam bambu.

Meski berasal dari bahasa Sunda, istilah ngabuburit kini sudah digunakan secara umum di beberapa daerah di Indonesia.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya