GEJALA penyakit jantung biasanya disertai dengan nyeri dada, sesak napas, berkeringat dingin, dan lain-lain. Namun, tahukah Anda bahwa penyakit jantung tidak selalu disertai dengan gejala-gejala tersebut?
Ya, penyakit jantung yang notabene bisa dialami oleh siapapun ini kebanyakan tidak menimbulkan gejala loh!
Menurut studi penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam Annals of Internal Medicine risiko seseorang terkena serangan jantung bisa mencapai delapan kali lipat lebih tinggi jika orang tersebut memiliki kondisi-kondisi jantung yang tersembunyi yang disebut aterosklerosis, dilansir dari The Sun, Rabu (30/3/2023).
Kondisi aterosklerosis ini mungkin tidak terdiagnosis, sampai akhirnya sudah terlanjur terlambat karena kurangnya gejala. Secara medis, aterosklerosis merupakan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah yang disebabkan oleh penumpukan plak di dinding pembuluh darah.
Aterosklerosis bisa terjadi pada beberapa bagian tubuh, salah satunya jantung. Kondisi ini biasanya pada tahap awal tidak terdiagnosis karena kurangnya gejala. Gejalanya, baru mulai muncul saat semakin banyak penumpukan plak yang terjadi.