Terdapat tujuh kuda yang melayani warga di wisata Taman Pancing, di mana ketika hari libur mereka dapat membawa pulang uang sekitar Rp200 ribu dengan jam operasional dari pukul 16.00 Wita-18.30 Wita.
Berbeda dengan berkuda, wahana perahu cepat justru buka lebih lama yaitu dari pukul 8.00 Wita-20.00 Wita, kata Suherman selaku salah satu pengelola Boat Taman Pancing (Tampan).
Terdapat 20 unit perahu cepat yang dioperasikan oleh warga sekitar sejak Desember 2022 lalu, di mana seluruh pemilik juga turut melakukan pembersihan sungai dari sampah setiap dua minggu sekali agar wahana dapat terus dinikmati pengunjung.
Suherman menuturkan bahwa seluruh pemilik perahu cepat merupakan pekerja pariwisata yang terdampak pandemi COVID-19.
"Pekerjaan sepi semua tidak ada kerjaan karena pandemi, akhirnya kita semua inisiatif begini. Awalnya saya supir taksi tapi beralih, ya kami ekonominya sederhana yang penting masyarakat sekitar sini ada pekerjaan," tuturnya.
(Salman Mardira)