10 Menu Takjil Buka Puasa Khas dari Berbagai Daerah di Indonesia

Wiwie Heriyani, Jurnalis
Sabtu 25 Maret 2023 12:00 WIB
Menu Takjil Buka Puasa Khas Berbagai Daerah di Indonesia (Foto: Cookpad)
Share :

6. Kue Bingke - Pontianak

(Foto: Cookpad)

Kue bingke adalah salah satu kuliner khas dari Pontianak. Ciri khas kue bingke terletak dari bentuknya yang seperti bunga. Soal rasa tidak perlu diragukan.

Kue bingke khas Pontianak memiliki tekstur lembut. Rasanya gurih dan manis akan sangat memanjakan lidah. Cocok buat makanan pembuka setelah berpuasa.

7. Toge Panyabungan - Sumatera Utara

(Foto: Cookpad)

Toge panyabungan merupakan kuliner khas Ramadan dari Mandailing Natal, Sumatera Utara. Kuliner ini berbentuk minuman manis yang cocok diteguk saat berbuka puasa.

Minuman ini berisikan ketan merah, ketan biasa, tape, candil, dan lupis. Semuanya dipadukan dengan santan, gula merah cair, serta cendol yang saling melengkapi.

8. Bongko Kopyor - Jawa Timur

(Foto: Cookpad)

Di Gresik, Jawa Timur juga punya kuliner khas unik yang ramai dijajakan saat Ramadhan, yakni bongko kopyor atau dikenal dengan bubur nangka dan kelapa kopyor.

Takjil satu ini juga sangat unik. Pasalnya bongko kopyor berisikan bubur mutiara, nangka, roti tawar, kelapa muda, pisang, dan kuah santan.

Biasanya bongko kopyor dibungkus dengan daun pisang. Sehingga saat menyantapnya akan menambah cita rasa aroma daun pisang.

9. Putu Mangkok- Riau

(Foto: Cookpad)

Bagi Anda yang jalan-jalan ke Riau saat Ramadhan, jangan lupa untuk mencoba menu takjil khas Putu Mangkok, yakni kue yang terbuat dari tepung beras.

Kue putu mangkok memiliki perpaduan rasa manis dan gurih yang pas. Hal ini berkat parutan kelapa pada bagian luar kue. Mungkin sekilas akan mirip dengan putu pada umumnya. Bedanya dari bentuk kue, yaitu mirip mangkuk terbalik.

10. Mi Glosor - Bogor

(Foto: Cookpad)

Mi glosor merupakan salah satu menu berbuka yang cukup unik dari daerah Bogor. Pasalnya, tekstur mi glosor berbeda dengan mi pada umumnya.

Mi glosor terbuat dari tepung singkong atau aci. Sehingga, tekstur mi jadi licin dan mudah ditelan. Selain itu, mi glosor terbuat dari bahan alami. Karena warna kuning pada mi berasal dari pewarna alami, yaitu kunyit.

Penyajian kuliner Ramadhan satu ini juga unik. Bukan hanya ditumis bersama dengan sayuran. Namun nantinya juga akan disajikan dengan sambal kacang dan gorengan sebagai pelengkap.*

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya