BANYAK orang mengira tanda penuaan sekadar keriput. Faktanya, tanda penuaan bisa dalam berbagai bentuk.
Dijelaskan Dokter Kecantikan dari Beauty Palace dr Cynthia Lawrence, M.Biomed (AAM), 'aging symptoms' itu ada banyak gak cuma keriput.
"Orang-orang tahunya aging itu keriput. Makanya, banyak orang baru lakukan aging treatment saat keriputnya sudah tegas. Padahal, aging symptoms itu gak cuma keriput," kata dr Cynthia saat ditemui MNC Portal di Beauty Palace, Pluit, Jakarta Utara, Selasa (21/3/2023).
Lantas, apa saja tanda penuaan yang kerap dilupakan?
Kata dr Cynthia, kulit kusam menjadi salah satu tanda penuaan yang abai diperhatikan. Kulit kusam adalah kondisi di mana kulit tidak terjaga kesehatannya yang mana kolagen tidak berproduksi dengan baik.
Kondisi tersebut menandakan kulit sudah mulai menua. Kulit kusam juga biasanya disertai kulit tampak luyuh. Kantung mata pun termasuk dalam tanda penuaan yang tidak banyak diketahui.
"Hiperpigmentasi, smiling line, dan kulit sagging, adalah tanda penuaan lain selain keriput," kata dr Cynthia.
Menjadi pertanyaan sekarang, apakah orang dengan usia muda, sekitar 20 tahun, sudah boleh melakukan treatment anti-aging seperti face lifting atau bahkan botox?
Menurut dr Cynthia, itu akan kembali pada masing-masing orang. "Kami dari praktisi kesehatan biasanya akan mengedukasi pasien apakah memang sudah perlu atau tidak dilihat dari masalah kulit yang dihadapi," katanya.
"Ada orang yang baru 25 tahun tapi merasa sudah tidak nyaman dengan keriput di wajah, ya, kami lakukan botox atau tarik benang," sambung dia.
Tapi, yang paling penting dilakukan adalah memastikan habit sehat sejak dini. Artinya, sejak usia 20 tahun sudah memastikan perawatan wajah basic dilakukan.
"Misalnya rutin facial atau peeling jika memang kulit wajah bermasalah. Pakai sunscreen jangan sampai lupa untuk mencegah tanda penuaan di usia muda," tambah dr Cynthia.
(Helmi Ade Saputra)