Menguak Sejarah Ogoh-Ogoh, Boneka Raksasa Menyeramkan yang Diarak saat Nyepi

Farid Maulana Faqih, Jurnalis
Selasa 21 Maret 2023 12:00 WIB
Pawai ogoh-ogoh saat Nyepi di Bali. (Foto: ANTARA/Nyoman Budhiana)
Share :

Berdasarkan kemunculannya, Ogoh-Ogoh sendiri merupakan sebuah bentuk simbolisasi, melambangkan energi negatif Bhuta Kala dengan perwujudan yang menakutkan untuk dihancurkan dengan air atau api.

Ogoh-Ogoh sendiri tidak berkaitan langsung dengan Hari Raya Nyepi. Namun, Ogoh-Ogoh tetap bisa diciptakan untuk melengkapi kemeriahan upacara. Terkadang, Ogoh-Ogoh juga dijadikan satu rangkaian dengan acara Ngerupukan, yaitu masyarakat mengelilingi desa dengan membawa obor.

 

Pelaksanaan Ogoh-Ogoh

Sebelum dimulainya rangkaian acara Ogoh-Ogoh, para peserta yang mengikuti arak-arakan biasanya melakukan minum-minuman tradisional Bali, yaitu arak Bali.

Setelah itu dilanjutkan dengan mengarak Ogoh-Ogoh mengelilingi jalan-jalan desa dan mengitari Catus Pata sebagai simbol sacral menuju pergantian Tahun Baru Saka. Setelah proses tersebut selesai, Ogoh-Ogoh dipralina atau dibunuh dengan cara dibakar api.

(Salman Mardira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya