Dengan demikian, Kemenkes pada 2022 diketahui melakukan skrining besar-besaran untuk menurunkan TBC. Skrining dilakukan dengan peralatan X-Ray Artificial Intelligence untuk memberikan hasil diagnosis TBC yang lebih cepat dan lebih efisien.
Melansir dari Sehat Negeriku, sebanyak 91% kasus TBC di Indonesia adalah TBC paru yang berpotensi menularkan kepada orang sehat di sekitarnya. Saat ini, penemuan kasus dan pengobatan TBC tinggi telah dilakukan di beberapa daerah di antaranya Banten, Gorontalo, DKI Jakarta, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Barat.
Sementara daerah dengan kasus TBC paling banyak terkonsentrasi di Pulau Jawa seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
(Dyah Ratna Meta Novia)