SEBUAH kasus langka kembali terjadi di Amerika Serikat. Seorang wanita asal Kongo meninggal karena kekurangan gizi akut.
Gizi buruk yang terjadi pada wanita 50 tahun itu bukan hal biasa. Karena dalam perutnya bersarang jasad bayi yang sudah ia bawa selama sembilan tahun lamanya.
Diketahui wanita itu adalah seorang pengungsi dan baru berada di Amerika selama 14 bulan. Ia kemudian mengunjungi dokter di New York dengan keluhan kram perut, gangguan pencernaan dan suara gemericik setelah makan.
BACA JUGA:
Dokter tersebut lalu memindai perut wanita tersebut. Mengejutkan, terdapat "bayi batu" yang bersarang dalam ususnya wanita malang itu. Ini yang membuatnya menderita obstruksi usus yang parah hingga mengalami malnutrisi.
Dikutip dari Metro, Selasa (14/3/2023), ditemukan fakta bahwa janin itu adalah bayi si wanita yang sempat keguguran sembilan tahun lalu. Fenomena ini cukup langka dan disebut sebagai lithopedion.
Hanya ada 290 kejadian yang terjadi sejak penemuan kasus pertamanya di tahun 1582. Kondisi ini terjadi ketika janin lebih memilih berkembang di perut daripada di rahim.
BACA JUGA:
Ini yang membuatnya mengalami pengapuran dan berubah menjadi "bayi batu." "Bayi batu" tak akan bertahan lama dan meninggal dalam perut.
Kemudian ia akan menekan organ utama dan membuat sang ibu kesulitan menyerap nutrisi. Lambat laun janin itu menyumbat usus dan tak mampu menyerap nutrisi penting hingga menyebabkan kelaparan dan malnutrisi.