Mengulik Sejarah Masjid Syahabuddin, Peninggalan Sultan Siak yang Jadi Wisata Religi

Prisca Arianto, Jurnalis
Rabu 15 Maret 2023 17:00 WIB
Masjid Syahabuddin atau Masjid Raya Siak di Siak, Riau. (Foto: kebudayaan.kemdikbud.go.id)
Share :

Masjid Syahabuddin juga menjadi saksi sejarah perlawanan Kesultanan Siak Sri Indrapura terhadap pemerintahan kolonial Belanda. Bahkan, dahulu masjid Syahabuddin tersohor sebagai pusat dakwah agama Islam yang mendapat dukungan penuh dari Kesultanan Siak Sri Indrapura.

Bagaimana tidak, sebagian besar kegiatan dakwah bahkan didanai oleh kerajaan dan Ta’mir atau pengelola masjid yang diangkat langsung oleh sultan. Maka tidak heran, agama Islam bertumbuh pesat di Siak.

Hal menarik dari berwisata di Siak Sri Indrapura adalah titik wisata saling berdekatan. Dari Kantin Bude misalnya, Anda hanya perlu berjalan kaki sejauh 150 meter menuju Masjid Syahabuddin yang berada di Jalan Sultan Ismail.

 

Anda juga bisa berziarah ke komplek makam Sultan Syarif Kasim II, dimana terdapat Mausoleum atau monumen makam yang berdiri persis di kanan masjid dan dibangun pada tahun 2002.

Di tengah-tengah mausoleum juga terdapat makam Sultan Syarif Kasim II yang ditudungi kain sepanjang 1,5 meter berwarna kuning menyala. Makam itu terdiri dari empat undakan dengan panjang 305 sentimeter, lebar 153 sentimeter, dan tinggi 110 sentimeter.

Tidak hanya itu, di sekitar makam sultan, juga terdapat lima makam lainnya, seperti makam Permaisuri Tengku Agung, makam Pangeran Tengku Embong (ayah permaisuri), makam Tengku Temenggung (paman Sultan Syarif Kasim II), makam Syarifah Fadlon (istri keempat Sultan Syarif Kasim II), dan makam Tengku Mansoer bin Chalid (sepupu Sultan Syarif Kasim II).

(Salman Mardira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya