Hal ini berkaitan dengan lampu VASI/PAPI atau suar bandara yang mengharuskan pilot membedakan lampu tanpa ada petunjuk lain. Terlebih lampu bandara kerap kali berupa titik kecil yang jauh. Pilot yang memiliki buta warna akan kesulitan untuk membedakan petunjuk yang dikirimkan kepadanya saat terbang.
Mengidentifikasi lampu berwarna ini juga membantu pilot dalam mengidentifikasi landasan pacu. Dan yang pasti, pilot perlu melihat lampu yang berbeda di dalam kokpit dan membaca bagan yang menggunakan bayangan berwarna magenta, hijau dan biru.
Jadi, itulah mengapa pilot wajib memiliki mata yang normal tanpa buta warna. Hal tersebut tidak lain adalah untuk memastikan jika pilot dapat melihat warna yang digunakan dalam operasi penerbangan. Dengan demikian pilot dapat menjaga keselamatan seluruh awak pesawat, penumpang dan orang lain yang ada di darat.
(Salman Mardira)