MENGEMAS barang dalam tas atau packing untuk bepergian bukanlah sesuatu yang mudah bagi semua orang. Ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan saat memasukkan barang ke dalam ransel atau koper seperti berapa lama Anda akan melakukan perjalanan.
Menggunakan tas ransel juga menjadi pilihan yang tepat untuk bepergian karena memungkinkan traveler untuk selalu membawa tas sehingga mengurangi rasa cemas terhadap kehilangan barang-barang.
Mengutip dari blog Outside Nomad, berikut 7 kesalahan packing yang sering kali dilakukan, dan berikut cara antisipasinya :
BACA JUGA:
1. Overpacking
Untuk menghindari pengemasan berlebih, buat daftar barang. Ini akan membantu adna untuk mengingat barang barang yang wajib dibawa. Berkemas pada 2 atau 1 hari sebelum perjalanan juga dapat dilakukan agar tidak terburu buru dan memiliki waktu untuk mengingat barang apalagi yang harus dibawa.
Kebanyakan orang jika menunggu sampai menit terakhir sebelum perjalanan, akan banyak membawa barang yang tidak begitu penting. memperbanyak barang multi-fungsi untuk digunakan di berbagai kondisi, contohnya anda bisa mengenakan kemeja Flanel, karena kemeja ini dapat menahan dingin masuk kedalam kulit dan mampu menahan paparan sinar matahari secara langsung.
Ilustrasi
Selain itu, pikirkan juga pakaian untuk beradaptasi dengan perubahan cuaca. Mengemas aksesoris seperti anting dan kalung juga bisa ditambahi untuk memperindah penampilan.
2. Tidak Membungkus Botol Cairan
Akan Sangat mengecewakan jika tiba di tempat tujuan dan menyadari bahwa pakaian Anda telah dibasahi oleh botol sampo atau losion yang bocor.
Saat pesawat lepas landas dan mendarat, tekanan udara berubah dengan cepat.
Perubahan tekanan membuat udara di dalam botol sampo atau losion Anda mengembang dan menyusut, hal ini menyebabkan kekacauan besar.
Untuk mencegah kebocoran, bungkus bagian atas botol Anda dengan lakban agar tutupnya tetap terpasang, lalu masukkan wadah Anda ke dalam kantong plastik ritsleting dan tutup kantongnya.